Home » Featured » 91st Academy Awards: Prediksi Pemenang

91st Academy Awards: Prediksi Pemenang

by Amanda Aayusya

91st-academy-awards-predictions

Oscar belum pernah ‘sepopuler’ ini. Sebuah film superhero Marvel berhasil menembus jajaran Best Picture, sebuah film animasi superhero Marvel lain siap mematahkan dominasi Disney/Pixar dalam lomba Best Animated Feature Film, dan sebuah film yang ditayangkan via Netflix menjadi salah satu peraih nominasi terbanyak. Academy Awards ke-91 memang agak berbeda dari tahun -tahun sebelumnya dan karena itu kami pun bersemangat memprediksinya.

Pertanyaan tentang siapa yang akan membawa pulang penghargaan tertinggi di dunia film akan segera terjawab saat upacara Academy Awards ke-91 digelar di Dolby Theatre, Los Angeles, AS, pada Minggu, 24 Februari mendatang. Setelah melalui beberapa kontroversi tentang penyelanggaraan acaranya – antara lain mengenai ide untuk membuat kategori Film Populer Terbaik, upacara tanpa MC, dan beberapa kategori yang pengumumannya tidak live – akhirnya acara ini akan memberikan jawaban yang telah lama dinanti sejak akhir tahun lalu. Kalau ada hal yang tidak perlu dipertanyakan dari Oscar, itu adalah bahwa acara ini masih menarik perhatian pencinta sinema walaupun rating siarannya menurun dari tahun ke tahun.

Kami mengumpulkan data selama musim penghargaan tahun ini, yang menghargai film-film dari 2018, dan mencoba untuk menerka jawaban dari pertanyaan “siapa yang menang?” Tapi ingat: prediksi pemenang Oscar ini bukan tentang benar atau salah, tapi lebih tentang kejutan apa yang akan terjadi. Siapkah kau untuk dikejutkan? Baca terus prediksinya…

ANIMATION

91st-academy-awards-animation-predicted

Nominees: Incredibles 2; Isle of Dogs; Mirai; Ralph Breaks the Internet; Spider-Man: Into The Spider-Verse

Dari Critics Choice Award sampai Annie Award, Spider-Man: Into The Spider-Verse mendominasi kategori Best Animated Feature Film sebagai pemenang. Bisa dibilang film yang disutradarai oleh Bob Persichetti, Peter Ramsey, Rodney Rothman dan diproduseri antara lain oleh Phil Lord dan Christopher Miller (duo sutradara The Lego Movie) ini telah mematahkan dominasi Disney/Pixar di ajang perebutan penghargaan untuk film animasi terbaik. Tidak akan mengejutkan kalau Spider-Man: Into the Spider-Verse akan membawa pulang Oscar tahun ini, mengalahkan Incredibles 2 dan Ralph Breaks the Internet. Yang akan mengejutkan adalah jika salah satu dari 2 film tersebut bisa mengalahkan Spidey versi animasi ini. Memang Incredibles 2 dan Ralph Breaks the Internet juga film animasi yang baik – bahkan, semua nominasi di kategori ini bisa dibilang sangat spesial – tapi kami percaya tahun ini adalah saatnya Sony Pictures Animation yang berjaya.

Predicted Winner: Spider-Man: Into The Spider-verse
Dark Horse: Incredibles 2

ADAPTED SCREENPLAY

91st-academy-awards-screenplay-adapted-predicted

Nominees: The Ballad of Buster Scruggs oleh Joel Coen & Ethan Coen; BlacKkKlansman oleh Charlie Wachtel & David Rabinowitz dan Kevin Willmott & Spike Lee; Can You Ever Forgive Me? oleh Nicole Holofcener dan Jeff Whitty; If Beale Street Could Talk oleh Barry Jenkins; A Star Is Born oleh Eric Roth, Bradley Cooper & Will Fetters

Kategori yang ramai dengan nama-nama besar ini sedikit sulit untuk diprediksi. Tapi melihat rekor kategorinya sendiri dalam 5 tahun terakhir, film-film bertema LGBT dan/atau rasisme banyak memenangkan Best Adapted Screenplay. 12 Years A Slave memulai tren ini di 2015, diikuti dengan The Imitation Game, Moonlight dan Call Me By Your Name. Hanya The Big Short saja yang temanya tidak mengikuti tren tersebut. Karena itu, kami merasa If Beale Street Could Talk punya kans yang kuat untuk menang di kategori ini. Jenkins sudah pernah mencicipi kemenangan di Best Adapted Screenplay dengan naskah Moonlight; lagi-lagi Jenkins dinominasikan dengan Beale Street. Saingan terbesarnya adalah BlacKkKlansman yang salah satu penulisnya adalah Spike Lee. Jika Lee tidak mungkin menang lawan Alfonso Cuarón di kategori Best Director, mungkin memberinya Best Adapted Screenplay jadi satu cara untuk The Academy menghargainya.

Predicted Winner: If Beale Street Could Talk
Dark Horse: BlacKkKlansman

ORIGINAL SCREENPLAY

91st-academy-awards-screenplay-original-predicted

Nominees: The Favourite oleh Deborah Davis dan Tony McNamara; First Reformed oleh Paul Schrader; Green Book oleh Nick Vallellonga, Brian Currie, Peter Farrelly; Roma oleh Alfonso Cuarón; Vice oleh Adam McKay

Her, Birdman dan Get Out adalah film-film bernaskah orisinal yang sebelumnya menang di kategori ini dalam 5 tahun terakhir. Jika ditanya naskah orisinal mana yang akan mengikuti jejak ketiga film tersebut, kami akan memilih The Favourite sebagai naskah yang paling orisinal di antara kelima film di atas. Belum pernah sebuah cerita tentang monarki Britania Raya diceritakan seperti dalam naskah Deborah Davis dan Tony McNamara – liar, konyol, fun. Tapi apakah naskah The Favourite cukup kuat untuk mengalahkan dua veteran penulis naskah di kategori ini, Alfonso Cuarón dan Adam McKay? Belum tentu. Apalagi McKay pernah berkata bahwa ia sampai harus merekrut seorang jurnalis untuk mewawancarai orang-orang terdekat Dick Cheney agar bisa mendapatkan potret akurat dari Cheney untuk filmnya. Kami tidak akan bertaruh uang banyak bahwa Davis dan McNamara akan menang, tapi kami harap mereka bisa memberi perlawanan bagi McKay.

Predicted Winner: The Favourite
Dark Horse: Vice

DIRECTOR

91st-academy-awards-director-predicted

Nominees: Spike Lee – BlacKkKlansman; Pawel Pawlikowski – Cold War; Yorgos Lanthimos – The Favourite; Alfonso Cuarón – Roma; Adam McKay – Vice

Calon kuat pemenang gelar sutradara terbaik di Academy Award ke-91 tidak lain dan tidak bukan adalah Alfonso Cuarón. Selain memang arahannya yang artistik di Roma, sebuah cerita yang bersifat personal bagi sang sutradara sendiri, Cuarón pun sosok favorit di tengah anggota Academy of Motion Pictures Arts and Sciences yang sudah beberapa kali memilihnya sebagai pemenang. Semakin kuat kemungkinan Cuarón untuk menang karena ada kemungkinan Roma belum tentu membawa pulang piala Best Picture (baca alasannya di prediksi Best Picture di bawah), jadi setidaknya Roma masih dihargai via sutradaranya. Hanya kalau tiba-tiba Spike Lee bisa menggalang dukungan besar bagi dirinya dan BlacKkKlansman dan para voters ingin seorang sutradara Afrika-Amerika menang, barulah Cuarón akan pulang dengan tangan kosong.

Predicted Winner: Alfonso Cuarón
Dark Horse: Spike Lee

SUPPORTING ACTOR

91st-academy-awards-actor-supporting-predicted

Nominees: Mahershala Ali – Green Book; Adam Driver – BlacKkKlansman; Sam Elliott – A Star Is Born; Richard E. Grant – Can You Ever Forgive Me?; Sam Rockwell – Vice

Mahershala Ali lagi-lagi memukau di sirkuit penghargaan. Sejak Critics Choice Award dan Golden Globe Awards, ia telah menyapu bersih kategori Best Supporting Actor di setiap penghargaan di mana ia dinominasikan. Bahkan BAFTA sekalipun yang digelar di Inggris memenangkan Ali yang memang luar biasa karismatik sebagai Dr. Don Shirley di Green Book. Agak susah untuk melihat siapa yang bisa memberi tantangan baginya. Pemenang Best Supporting Actor tahun lalu, Sam Rockwell, cukup transformatif dalam perannya sebagai George W. Bush di Vice dan Sam Elliott menonjol di A Star Is Born. Ada kemungkinan kecil dua aktor ini akan bisa menantang dominasi Ali. Namun aktor yang sudah mengantongi satu piala Oscar dari Moonlight itu sepertinya akan harus mencari ruang baru di lemarinya untuk Oscar keduanya.

Predicted Winner: Mahershala Ali
Dark Horse: Sam Rockwell

SUPPORTING ACTRESS

91st-academy-awards-actress-supporting-predicted

Nominees: Amy Adams – Vice; Marina de Tavira – Roma; Regina King – If Beale Street Could Talk; Emma Stone – The Favourite; Rachel Weisz – The Favourite

Sama seperti Mahershala Ali, Regina King pun dominan di kategori Best Supporting Actress dalam musim penghargaan tahun ini. Hanya satu kali ia tidak pulang dengan pialanya, yaitu di BAFTA Award tahun ini, di mana Rachel Weisz yang menang. Tapi ini bisa dimaklumi – Weisz adalah aktris Inggris yang bermain di film tentang ratu Inggris. Acara penghargaan di Inggris sudah pasti akan lebih memilih Weisz daripada King. Namun sisanya? Regina King is Queen! Penampilan Amy Adams sebagai Lynne Cheney banyak menuai pujian dan ini adalah nominasi keenam Adams di kategori akting sejak Junebug di 2005, jadi kami memilih Adams sebagai kuda hitam di Best Supporting Actress di Oscar tahun ini. Mungkin ini akan jadi tahun keberuntungannya. Mungkin, sekali lagi, ini akan jadi tahunnya Regina King.

Predicted Winner: Regina King
Dark Horse: Amy Adams

LEADING ACTOR

91st-academy-awards-actor-lead-predicted

Nominees: Christian Bale – Vice; Bradley Cooper – A Star Is Born; Willem Dafoe – At Eternity’s Gate; Rami Malek – Bohemian Rhapsody; Viggo Mortensen – Green Book

Apakah kita akan melihat perang antara Dick Cheney dan Freddie Mercury? Kalau iya, kami harap yang menang adalah Freddie Mercury, alias Rami Malek – aktor Mr. Robot yang melalui transformasi fisik signifikan untuk memerankan penyanyi, musisi dan frontman band Queen yang legendaris itu. Bukannya kami tidak kagum dengan Christian Bale yang hampir tidak bisa dikenali dalam rias wajah dan kostum sebagai Cheney, tapi sosok Freddie Mercury lebih populer dan positif daripada Cheney. Penampilan Malek pun telah diakui oleh berbagai voters di Golden Globe Award, Screen Actors Guild Award dan BAFTA Award. Hanya di Critics Choice Award Bale menang. Tapi tentu saja Oscar bukan semata-mata soal statistik… akan menarik melihat momen penentuan pemenang di kategori Best Actor ini nantinya.

Predicted Winner: Rami Malek
Dark Horse: Christian Bale

LEADING ACTRESS

91st-academy-awards-actress-lead-predicted

Nominees: Yalitza Aparicio – Roma; Glenn Close – The Wife; Olivia Colman – The Favourite; Lady Gaga – A Star Is Born; Melissa McCarthy – Can You Ever Forgive Me?

Seventh time must be the charm… atau begitu harapan Glenn Close. Untuk perannya di The Wife, Close mendapatkan nominasi Best Actress untuk keempat kalinya – tujuh secara total dalam kariernya di kategori akting di Academy Award. Tapi apakah peran sebagai istri yang hasil karyanya ‘diambil alih’ oleh sang suami itu akan benar-benar memberinya sebuah Oscar pada akhirnya? Ya, bisa saja. Close pun hampir tak terkalahkan selama musim penghargaan ini. Lady Gaga dan Olivia Colman satu-satunya yang bisa mendekati; Lady Gaga menjadi co-winner Best Actress di Critics Choice sementara Colman menang Best Actress di BAFTA. Tapi walaupun kami sangat suka dengan Ally milik Gaga di A Star Is Born versi 2018, sudah saatnya Close yang memang memukau di The Wife pulang dengan piala Oscar.

Predicted Winner: Glenn Close
Dark Horse: Lady Gaga

PICTURE

91st-academy-awards-picture-predicted

Nominees: Black Panther; BlacKkKlansman; Bohemian Rhapsody; The Favourite; Green Book; Roma; A Star Is Born; Vice

Jika ada yang berharap Black Panther bisa menang Best Picture, itu tidak apa-apa. Sama sekali tidak ada salahnya bermimpi bahwa sebuah film superhero dari Marvel Cinematic Universe bisa membawa pulang penghargaan tertinggi di sebuah acara penghargaan. Apalagi ensemble cast film garapan Ryan Coogler ini sudah pernah menang penghargaan tertinggi bagi sebuah cast di SAG Award, baik untuk cast utama maupun untuk tim stunt-nya. Dan kalau Academy memang berniat menjadikan Oscar tahun ini sebagai Oscar-nya film-film populer, maka tidak ada lagi pemenang yang bisa lebih populer lagi daripada Black Panther.

Terlepas dari itu, kami tidak yakin Black Panther akan bisa mengalahkan calon terkuat pemenang Best Picture tahun ini: Green Book. Kenapa kami memilih film Peter Farrelly ini sebagai kandidat terkuat dan bukan Roma? Pasalnya, Roma bisa jadi akan menang Best Foreign Language Film. Meskipun tidak ada yang mengatakan bahwa kalau satu film sudah menang di kategori Foreign Language maka film itu tidak bisa menang di kategori Best Picture, kami tetap merasa bahwa Green Book adalah film yang lebih kuat. Selain karena film ini akan lebih mudah dicerna oleh para voters di Academy – Green Book memakai bahasa Inggris; Roma memakai bahasa Spanyol dan Mixtec – ceritanya pun lebih relevan dengan penonton, terutama di Amerika Serikat. Sekali lagi, Academy tahun ini punya misi untuk lebih merangkul film-film populer dan menghasilkan pemenang yang populer juga. Green Book bisa melakukan hal itu, sambil menjembatani diskusi ras, etnis dan kesetaraan yang kini sedang ramai menjadi isu di negeri Paman Sam.

Predicted Winner: Green Book
Dark Horse: Roma


Bagaimana dengan prediksimu sendiri? Bandingkan dengan versi kami. Jangan lupa untuk nantikan daftar pemenangnya pada Senin, 25 Februari 2019 nanti di All Film.

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on Pinterest