Home » Featured » Banda The Dark Forgotten Trail – Review

Banda The Dark Forgotten Trail – Review

Secrets of the spice islands

All Film Star Rating 8

banda-the-dark-forgotten-trail-review

Dibuka dengan rangkaian adegan bernada kelam dan musik menghentak yang langsung merebut perhatian, dokumenter Banda The Dark Forgotten Trail sekilas terasa dikemas bagaikan film thriller. Sejak awal seperti sudah menyatakan: ini bukan dokumenter biasa. Sepanjang satu setengah jam berikutnya, film ini mengeksplorasi kepulauan di wilayah timur Indonesia tersebut, dengan gaya dan pendekatan yang jauh dari stigma membosankan yang melekat di film-film dokumenter Indonesia pada umumnya.

Penuh kekayaan alam dan sejarah, kepulauan Banda menyimpan banyak cerita. Pulau ini pernah memegang peranan penting di Nusantara, namun kini hampir terlupakan. Kisah-kisahnya dituturkan dengan menarik di sini, mulai dari seluk-beluk pala, tanaman khas yang membuat Banda jadi kepulauan yang diperebutkan, riwayatnya di masa kerajaan, era VOC yang diawali pembantaian besar-besaran, masyarakatnya yang kemudian menjadi majemuk, hingga situasi masa kini.

Tanpa adegan reka ulang maupun rekaman asli, sutradara Jay Subyakto menyampaikan kisahnya melalui visual artistik yang grungy dan romantis. Aerial shots memikat, gambar-gambar bercampur animasi yang unik, pemandangan indah Banda, menyelingi cerita dari beberapa narasumber. Mengalir dari kisah yang satu ke yang berikutnya, laju alurnya cukup lancar berkat editing yang dinamis dan naskah yang rapi. Sayang ada beberapa footage yang berulang, dan gaya penyuntingan yang cepat lama-lama bisa sedikit melelahkan.

Reza Rahadian sebagai narator memberikan jiwa ke kalimat-kalimatnya, sementara musik gubahan Indra Perkasa Lie yang megah dan tidak biasa memberikan warna tersendiri. Hasilnya, mengikuti fakta-fakta sejarah yang disuguhkan bagaikan menyimak dongeng yang menghanyutkan. Emosi pun tergugah, terutama di bagian Hatta, Sjahrir, dan cikal bakal nasionalisme, serta saat salah satu narasumber menceritakan situasi mencekam ketika Banda dilanda kerusuhan SARA.

Ini begitu relevan dengan situasi bangsa saat ini, dan mengingatkan kita untuk melihat sejarah agar ke depannya hal-hal buruk tidak kembali terjadi. Seperti yang dikatakan film ini: “melupakan masa lalu adalah sama dengan mematikan masa depan bangsa ini.” Maria Shafita

Nutshell… Dengan kemasan unik dan konten informatif, Banda The Dark Forgotten Trail mengurai sejarah panjang Banda dengan cara yang memikat. Sebuah tontonan yang apik dan penting.

Rating G Director Jay Subyakto Screenplay Irfan Ramli Cast Reza Rahadian (narator) Running time 94 mins

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on Pinterest