Home » Featured » Film-Film Yang Cocok Ditonton Sebelum ke Festival Jazz

Film-Film Yang Cocok Ditonton Sebelum ke Festival Jazz

Written by Fariz Budiman

web

Sudah bersiap-siap untuk menghadiri Java Jazz Festival akhir pekan ini? Jazz dan film sebetulnya sangat dekat. Tidak sedikit musisi jazz yang kisah hidupnya diangkat ke dalam film. Musik jazz sendiri juga banyak dipakai di film, entah itu sebagai latar, bagian dari cerita, bahkan bisa dikatakan menjadi sebuah karakter tersendiri. Ini adalah film-film bernuansa jazz pilihan kami

La La Land (2016)

Lala2

Jazz Story Sebastian (Ryan Gosling) adalah seorang pianis yang sangat mencintai Jazz. Kepiawaiannya memainkan piano membuatnya ingin membuka dan memiliki kelab jazz sendiri. Cita-cita yang ia bagi dengan Mia (Emma Stone), aktris yang sedang mencari-cari peran yang cocok untuknya. Mereka berdua mencoba bertahan hidup di gemerlapnya dunia hiburan Los Angeles.

Jazz Facts Film ini meraih enam Oscar, antara lain Best Director, Best Original Score dan Best Original Song lewat lagu “City of Stars”. Sempat menang Best Picture, tapi diralat karena ada kesalahan amplop. Memang konyol, tapi sepertinya banyak yang setuju saja bila film ini yang meraih Best Picture, bukan Moonlight.

Jazz Music Gosling sama sekali tidak bisa membaca nada atau bermain piano. Tapi ia berlatih keras untuk mempersiapkan diri. Adegan bermain pianonya tidak sedikit, ataupun mudah. Hasilnya, semua yang kalian lihat di film, itu semua adalah Gosling sendiri, tanpa CGI atau hand-double.

Whiplash (2014)

Whip3

Jazz Story Seorang drummer muda (Miles Teller) penuh potensi ingin mencapai level permainan yang istimewa. Ia masuk ke sebuah sekolah musik prestisius, dan mendapatkan seorang guru (J.K. Simmons) yang sangat kejam. Guru ini tidak segan untuk menghina, bahkan melempar barang ke sang drummer. Sang drummer sendiri bingung apakah sang guru mendorongnya ke batas kemampuan, atau sang guru sebetulnya tidak menyukainya.

Jazz Facts Simmons sebagai Fletcher di film ini memang sangat istimewa. Ia seperti kerasukan dewa musik. Bisa dikatakan, ia melakukan verbal abuse kepada muridnya. Penampilan luar biasa ini diganjar dengan total 47 penghargaan Individu, termasuk Best Supporting Actor di ajang Oscar.

Jazz Music Teller sudah bermain drum sejak remaja. Tapi untuk persiapan film ini, berlatih lagi selama empat jam sehari, tiga hari dalam seminggu. Sekitar 40% suara drum dilakukan sendiri oleh Teller.

Ray (2004)

Ray1

Jazz Story Perjalanan hidup seorang musisi legendaris bernama Ray Charles (Jamie Foxx), dari masa anak-anak ketika ia mulai kehilangan pengelihatannya, sampai kepada masa-masa penghancuran karena narkoba dan saat ia mulai bangkit lagi dari keterpurukan. Mungkin ia bukan seorang musisi jazz, karena ia lebih dikenal sebagai musisi rhythm and blues, tapi Charles tidak jarang membawakan dan merekam lagu-lagu jazz.

Jazz Facts Foxx melakukan hampir segalanya untuk memerankan Charles. Ia bertemu dengan sang musisi sebelum syuting, ia memainkan piano di film, ia ikut belajar di kelas Braille dan menggunakan penutup mata selama syuting untuk membuatnya tidak bisa melihat. Ia juga mendengarkan kaset-kaset lama rekaman  Charles muda yang ia dapat dari Quincy Jones. Riset dan persiapan yang ia lakukan ini diganjar dengan beragam penghargaan Best Actor di berbagai ajang, antara lain Oscar, Golden Globe dan BAFTA.

Jazz Music Selain mendapatkan penghargaan dari dunia film, musik di film ini juga mendapat penghargaan yang prestisius, lewat ajang Grammy Award, meraih Grammy di dua kategori, Best Compilation Soundtrack Album dan Best Score Soundtrack Album.

Miles Ahead (2015)

Miles2

Jazz Story Don Cheadle melakukan debut penyutradaraannya dengan cukup istimewa. Ia menyutradarai sekaligus berperan sebagai maestro Miles Davis di Miles Ahead. Film yang judulnya diambil dari salah satu judul album Davis ini sebetulnya bisa dikatakan bukan sebuah biopic, tapi lebih sebagai interpretasi bebas dari Cheadle kepada salah satu periode hidup sang musisi.

Jazz Facts Walau tidak seluruhnya berdasarkan fakta sejarah, tapi film ini masih mengandung beberapa fakta seperti hubungan dan rasa frustasi Davis kepada perusahaan rekaman atau beberapa kutipan dan informasi akurat lain yang keluar dari mulut Davis sendiri, bisa kalian temukan di sini.

Jazz Music Mungkin Cheadle terlalu fokus kepada penyutradaraan dan karakter, sehingga ia tidak sempat untuk belajar dan menyuarakan sendiri lagu-lagu Davis lewat terompet. Semua suara trompet yang tidak diambil dari rekaman Davis, semuanya direkam oleh musisi Kenyon Harrold.

Sweet and Lowdown (1999)

Sweet1

Jazz Story Bercerita di dekade ‘30an, tentang seorang gitaris jazz fiksi bernama Emmet Ray (Sean Penn). Ray mengidolakan gitaris legendaris lainnya, Django Reindhart. Tapi ia juga menganggap Reindhart sebagai rival. Plotnya cukup unik, karena menyertakan beberapa cuplikan wawancara dari jurnalis dan kritikus yang membuat Ray terasa seperti tokoh nyata.

Jazz Facts Gitar yang terlihat dimainkan oleh Ray di film adalah gitar Selmer Maccaferri buatan tahun 1932. Tapi sepertinya ini hanyalah replika dari gitar yang dipakai dan dibuat terkenal oleh Reinhardt.

Jazz Music Kecintaan Woody Allen kepada jazz sudah bisa dilihat dan didengar di banyak film-film karyanya yang lain.Tapi yang bisa dikatakan sebagai sebuah surat cinta Allen kepada genre musik ini adalah Sweet & Lowdown. Sang sutradara sendiri juga piawai memainkan alat musik Klarinet.

Bird (1988)

Bird3

Jazz Story Dunia terlalu cepat untuk kehilangan seorang sosok saksofonis jazz Amerika, Charles “Bird” Parker Jr. Musisi kelahiran Kansas ini meninggal di usia muda. Film ini menggambarkan montase kehidupan Bird, mulai dari masa kecilnya di Kansas sampai kepada kematiannya yang terjadi saat usianya baru 34 tahun.

Jazz Facts Sutradara film ini, Clint Eastwood, merupakan penggemar jazz dan tentu saja Bird. Ia sudah terkesima dengan sang musisi saat melihatnya langsung tampil di atas panggung di Oakland di tahun 1945. Penampilan Forest Whitaker sebagai Bird juga istimewa, ia mendapat penghargaan Best Actor di Cannes.

Jazz Music Eastwood sudah lama terlibat dalam dunia musik jazz. Tidak sedikit filmnya yang diisi oleh beberapa lagu jazz klasik. Dunia musik sendiri pernah menggelar konser untuk menghormatinya lewat acara Eastwood After Hours: Live at Carnegie Hall, yang diisi oleh banyak musisi jazz kenamaan dan Eastwood sendiri yang juga piawai bermain piano. Anaknya, Kyle Eastwood, adalah seorang musisi jazz dan pernah tampil di Java Jazz Festival di Jakarta.

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on Pinterest