Home » Featured » Film Spin-off Fast & Furious Dijadwalkan untuk 2019

Film Spin-off Fast & Furious Dijadwalkan untuk 2019

fast-furious-spin-off-johnson-statham

Universal Pictures resmi mengumumkan jadwal rilis film spin-off pertama dalam franchise Fast & Furious. Proyek yang belum diberi judul akan fokus kepada karakter Luke Hobbs (Dwayne Johnson) dan Deckard Shaw (Jason Statham). Hari ini studio resmi mengumumkan jadwal rilis spin-off itu, yaitu 26 Juli 2019.

Kabarnya studio melihat potensi dari chemistry kuat antara karakter Hobbs dan Shaw di The Fate of the Furious yang kemudian mendorong digarapnya film solo untuk kedua karakter. Penulis skenario Chris Morgan adalah salah satu kru paling setia di franchise yang mulai terlibat sejak Tokyo Drift (2006). Morgan akan kembali bekerja bersama Johnson dan Statham.

Hobbs muncul di empat film terakhir dalam franchise dan merupakan salah satu pemain utama. Seorang mantan agen Diplomatic Security Service yang awalnya ditugaskan menjatuhkan kawanan Dominic Toretto (Vin Diesel) dan Brian O’Conner (almarhum Paul Walker), Hobbs kemudian justru bergabung dengan grup pembalap mereka. Seiring popularitas Johnson yang semakin naik dari tahun ke tahun, porsinya di film pun kian membesar. Di film kedelapan garapan F. Gary Gray itu, Hobbs bekerja sama dengan Shaw – yang aslinya villain – untuk menghentikan teroris cyber.

Namun tidak semua pihak menyambut proyek baru ini. Berita jadwal rilisnya hanya selang sehari dengan pengumuman Universal atas perubahan jadwal rilis Fast & Furious 9 di 2020, mundur setahun dari rencana awal di bulan April 2019. Keputusan ini diprotes keras oleh Tyrese Gibson, pemeran Roman Pearce dalam lima film. Melalui serangkaian posting Instagram, Gibson menuduh Johnson dan rekan produsernya Hiram Garcia telah memecah belah franchise. “Selamat kepada Johnson dan Hiram Garcia yang berhasil membuat franchise Fast & Furious menjadi kepunyaan kalian,” tulis Gibson. Ia menambahkan, “Kami adalah #FastFamily, kami tidak melakukan proyek solo.”

Sementara meski tidak secara langsung merespon Gibson, Johnson menjelaskan alasan pribadinya terlibat dalam proyek spin-off ini. “Tujuan nomor satu sejak aku bergabung adalah menciptakan karakter yang seru dan menarik untuk fans, meningkatkan franchise, kemudian membangunnya,” ungkapnya lewat Twitter.

Sementara The Hollywood Reporter mengklaim bahwa Universal mengambil keputusan ini dalam rangka menyesuaikan dengan jadwal bekerja sutradara. Untuk saat ini belum ada konfirmasi tapi Justin Lin adalah salah satu sutradara yang sedang didekati untuk film kesembilan.

Fast and the Furious adalah salah satu film yang amat dicintai Universal, dan kami menangani semua keputusan yang berkaitan dengan waralaba ini dengan kepedulian besar. Label global Fast & Furious amatlah kuat dan penuh dengan karakter ikonis, dan kami berharap dapat terus membangun film yang memulai semua kesuksesan ini, sama seperti memperluasnya dalam narasi berbeda, dimulai dengan film spinoff pertama kami,” ungkap Donna Langley, bos Universal Pictures.

Nantikan kabar berikutnya tentang franchise Fast & Furious di All Film. Anishka Syafrani

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on Pinterest