Home » Featured » Kevin Hart’s Guide to Black History – Review

Kevin Hart’s Guide to Black History – Review

History lesson, with a twist

All Film Star Rating 7KevinHart_Netflix

Kevin Hart’s Guide to Black History terasa sangat pas untuk menutup artikel bersambung Black History Month Special – bisa dibaca di sini: Part 1, Part 2 dan Part 3 – yang sudah tiga kali kami tulis selama bulan Februari ini. Lewat mulut cerewet seorang Kevin Hart, kita akan belajar banyak tentang Black History terutama di Amerika, dari zaman perbudakan sampai dengan Perang Dunia II.

Film ini dibuka dengan kekecewaan putri Hart, Saniyya Sidney, setelah menyaksikan film 12 Years A Slave. Ia kecewa dengan apa yang terjadi kepada kaumnya selama ini. Ditindas dan diperbudak, dianggap remeh, dikucilkan, tidak dianggap, dan masih banyak lagi. Hart mencoba mendidik sang putri dengan karismanya, walaupun ia masih terlihat konyol. Lalu ia membuka buku Big Book of Black History. Setelah itu ia bercerita kepada putirnya bahwa banyak sekali sejarah yang diciptakan oleh orang-orang kulit hitam, dan hampir semua yang diceritakan oleh Hart di film ini memang menarik.

Dengan seorang komedian sebagai tokoh sentralnya, tentu ada kelucuan di film ini. Beberapa cerita sejarah digambarkan ulang dengan menyelipkan banyak kekonyolan, walaupun Hart sama sekali tidak ada di penggambaran ulang ini, tapi terasa sangat khas Hart. Komedi slapstick-nya juga masih cukup aman untuk disaksikan oleh anak-anak, tentu saja dengan pengawasan orang tua.

Salah satu sosok menarik yang diceritakan adalah Henry ‘Box’ Brown, seorang budak yang berhasil kabur dengan cara mengirimkan dirinya sendiri di dalam peti kayu dari Virginia ke Philadelphia. Ada juga gitaris Robert Johnson yang menjadi panutan dari banyak gitaris legendaris dunia. Belum lagi kisah hidup menarik dari Josephine Baker, seorang aktris kelahiran Amerika yang pindah ke Prancis dan menjadi mata-mata untuk Sekutu saat Perang Dunia II. Setiap ada sosok baru yang diceritakan oleh Hart, jari kita pasti tidak tahan untuk meng-Google siapa orang itu dan seperti apa kisahnya. Tim produksi memilih individu-individu yang memang menarik. Hampir setiap individu yang diceritakan Hart di film ini layak untuk difilmkan.

Salah satu kalimat menarik yang terucap dari mulut Hart kepada putrinya adalah: “Black History lebih dari sekadar perbudakan dan penindasan. Kita memiliki inovasi, kepandaian, kreativitas… hal-hal ini yang kita gunakan untuk nenantang penindasan.” Dan kata-kata ini memang benar adanya. Durasi 60 menit terasa pas untuk film ini. Tidak terasa terlalu panjang, membosankan ataupun menggurui. Hart sepertinya cukup berhasil menjadi seorang pendidik, khususnya untuk pelajaran Black History. Fariz Budiman

Nutshell Pelajaran sejarah yang dikemas dengan cara unik, lucu dan tidak membosankan. Apalagi jika kalian menyukai Kevin Hart, maka film ini harus kalian saksikan, hanya di Netfilx.

Rating PG Director Tom Stern Screenplay Brian Volk-Weiss, Evan Waite Cast Kevin Hart, Saniyya Sidney, Lil Rel Howery Running time 60 mins

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on Pinterest