Home » Featured » Petualangan Samwell Tarly di Game Of Thrones S7 Menurut John Bradley

Petualangan Samwell Tarly di Game Of Thrones S7 Menurut John Bradley

game-of-thrones-s7-sam-john-bradley

Game Of Thrones musim ketujuh (s7) telah debut dengan episode pertama berjudul “Dragonstone”. Dibuka dengan pembantaian oleh seorang assassin yang memakai wajah orang lain, GoT kembali membuktikan diri sebagai serial paling edgy sekaligus emosional di televisi saat ini. Para protagonisnya dari keluarga Stark, Lannister dan Targaryen melanjutkan permainan politik mereka, tapi ada seorang tokoh yang seakan-akan berada di dunianya sendiri.

Samwell Tarly milik Jon Bradley tampak seperti menjalani kehidupan paling tenang di antara semua karakter Game Of Thrones musim ini. Terakhir kita melihatnya musim lalu dalam perjalanan menuju Citadel bersama Gilly (Hannah Murray) dan bayi Sam kecil. Kini Samwell telah sampai di Citadel dan berputar mengikuti roda kehidupan baru: sebagai asisten master, ia melakukan banyak pekerjaan rumah sambil menahan rasa jijik. Dalam sequence dengan gaya editing fast cut yang tidak biasa kita lihat di serial ini, kita melihat kocaknya kehidupan Sam yang baru di Citadel saat ia berusaha mencari informasi untuk membantu Jon Snow (Kit Harington) dalam perang melawan White Walkers.

Bradley mengutarakan pengalamannya memainkan Sam di Citadel di bawah ini.

game-of-thrones-s7-sam-john-bradley2 Sam sudah mapan di Citadel, tapi semapan apakah dia?
Well, itu problemnya: Sam tadinya berpikir mereka akan menyambutnya dengan senang hati. Tapi ternyata ia tetap menjadi seorang outsider. Ia terpaksa melakukan tugas-tugas rendahan, dan ia tidak punya akses ke buku-buku berguna selain untuk memberi label pada mereka. Ini sungguh kejam: dia bukannya pergi ke Citadel untuk hidup enak, tapi karena ia tahu di sinilah ia bisa berperan paling efektif dalam perang yang terjadi. Jadi untuk pergi ke sana dan menemukan bahwa para Maester di Citadel tidak menganggapnya, itu sulit baginya. Sam merasa bahwa passion sejatinya untuk mencari ilmu yang menjadi alat untuk kebaikan bersama hanya sama saja menjadi bahan olokan seperti di Castle Black.

Apa yang bisa kau ceritakan tentang karakter yang diperankan Jim Broadbent?
Jim Broadbent memerankan Archmaester Ebros. Sam adalah asistennya, jadi dia yang membantunya membersihkan toilet dan menyusun buku. Ebros adalah orang yang kau pikir akan menjadi figur kebapakan bagi Sam. Tapi ternyata, apalagi di awal-awal, Ebros sama saja seperti yang lain: hanya sibuk memikirkan peraturan dan birokrasi.

Apa rasanya syuting musim ketujuh ini??
Satu hal yang terasa adalah kau bisa merasakan semua ceritanya menyati di bagian-bagian lain. Kami bekerja dengan dua unit sepanjang waktu. Di satu unit ada 400 orang figuran, dengan 200 stunt, jadi kau merasakan bahwa ada hal-hal besar yang terjadi dan set piece akbar yang disyut. Bagiku sendiri aku lebih terisolasi dari sebelumnya, karena aku syuting sendirian! Tapi setidaknya aku bisa kerja dengan Jim Broadbent…

Dan seperti apa rasanya itu?
Mungkin Jim satu-satunya pemenang Oscar yang pernah ada di acara ini, jadi merupakan kehormatan saat aktor-aktor sekaliber dirinya bekerja di Game Of Thrones. Aku sudah pernah terpukau oleh banyak orang sebelumnya, tapi tidak pernah merasa terintimidasi. Lalu Jim datang, membuka mulutnya, dan ia sempurna. Aku merasa mendapat kehormatan besar.

Mereka yang sudah menonton episode pertama di HBO Asia (tayang setiap Senin, jam 8.00 pagi seperti jam tayang di AS) bisa menduga bahwa Bradley tidak terlalu terisolasi: ada tanda-tanda bahwa Jorah Mormont (Iain Glen) yang terjangkit greyscale juga ada di Citadel (untuk perawatan?) Dan dengan ‘obsesi’ Jorah terhadap Daenerys (Emilia Clarke) dan petunjuk yang ditemukan Sam tentang dragonglass, bukan tidak mungkin kalau Sam akan bertemu dengan sang Mother of Dragons…

Tonton terus Game Of Thrones S7 dan nikmati intriknya. Amanda Aayusya

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on Pinterest