Home » Featured » Top 17 Movie Scenes of 2017

Top 17 Movie Scenes of 2017

Written by Amanda Aayusya, Krishna Mahendra, Maria Shafita

Frame vector created by Freepik

2017 adalah tahun yang ramai di bioskop dan banyak yang sukses secara finansial. Tapi tak peduli akan hasil box office, kami sekali lagi memilih adegan-adegan terbaik dari film-film yang kami tonton pada 2017, tidak hanya di bioskop tapi juga via saluran streaming seperti Netflix. Pilihan adegan-adegan ini datang lagi-lagi bukan hanya dari film Hollywood saja, tapi juga dari sinema dunia, termasuk Indonesia. Pengabdi Setan karya Joko Anwar menyumbangkan satu adegan super seram yang membuat kami agak susah tidur. Sementara itu Thailand dan Bad Genius-nya membuat jantung berdebar-debar, Okja karya Bong Joon-ho membuat kami terpukau dan Mumon yang dibintangi pemimpin dari grup Arashi, Satoshi Ohno, memuaskan kecintaan kami akan cerita-cerita ninja. Intinya, semua adegan pilihan kami ini telah membuat kami menjerit, menangis, merasa senang dan tidak kecewa harus membayar tiket di bioskop! Tidak perlu dikatakan lagi: kami sangat berharap 2018 juga akan menjadi tahun yang luar biasa sehingga nanti kami bisa sekali lagi memilih adegan-adegan paling memorable.

SPOILER ALERT!!!

Jendelanya ternyata gambar di Split

best-scene-2017-split
Tidak ada yang lebih menyakitkan dari harapan yang kemudian terbukti palsu. Ini yang terjadi pada Casey (Anya Taylor-Joy) yang diculik oleh seorang pria yang aslinya bernama Kevin (James McAvoy) dengan berbagai kepribadian dalam satu badan. Salah satu kepribadian itu adalah Hedwig, yang secara mental masih anak-anak. Hedwig menunjukkan ketertarikan pada Casey, yang berusaha untuk tetap tenang selama disekap oleh kepribadian Kevin yang lebih kejam, Dennis. Hedwig menyebutkan bahwa ia punya jendela di kamarnya. Casey langsung berpura-pura menaruh minat pada Hedwig dan meminta ditunjukkan kamarnya. Sesampainya di sana, Casey bertanya tentang jendela itu… yang ternyata bukan jendela asli, melainkan jendela di gambar! Harapan Casey, seperti penonton, langsung sirna. Tapi ini twist yang keren, sekaligus bikin merinding…

'I’m T.S. m*therf*cking A!' di akhir Get Out

best-scene-2017-get-out1
Nasib Chris Washington (Daniel Kaluuya) di Get Out garapan Jordan Peele bisa jadi sungguh berbeda. Peele awalnya memiliki ending lain daripada apa yang terjadi di film: saat Chris mencekik Rose (Allison Williams), mobil polisi datang. Yang ini, polisi sungguhan. Jadi Chris ditahan atas pembunuhan orang kulit putih dan berakhir di penjara. Untungnya Peele memilih ending yang lebih ‘cerah’: saat Chris mencekik Rose, mobil polisi datang. Tapi yang ini adalah Rod (Lil Rel Howery), teman Chris yang seorang agen TSA (Transportation Security Administration). Ketika ia muncul, kita semua bernapas lega. Dan ketika Rod menyatakan bahwa ia adalah “I’m T.S. mother*cking A!” kita tak kuasa bersorak, “YES, TSA!” Terima kasih, Jordan Peele, karena telah memilih ending yang sungguh heroik!

Pertempuran di air dalam Ghost in the Shell

best-scene-2017-ghost-in-the-shell
Adaptasi live-action Ghost in the Shell dari Rupert Sanders memang gagal memuaskan sebagian besar penggemar versi manga dan animenya, tapi paling tidak, versi live-action ini berhasil merekonstruksi ulang salah satu adegan action-nya yang ikonis dengan memikat. Seorang penjahat lari dari kejaran Major Mira Killian (Scarlett Johansson) hingga ke sebuah tempat yang digenangi air dengan kedalaman tak sampai selutut. Merasa masih dikuntit, sang penjahat berbalik badan dan menembakkan senjatanya, tapi hanya genangan air yang ditembus pelurunya. Ia tertipu oleh Mira yang menggunakan alat kamuflase untuk membuat tubuhnya tak terlihat. Jadilah sang penjahat terlihat seperti terpental ke segala arah tanpa sebab. Percikan air membuatnya menjadi semakin dramatis. Sementara Mira pun terlihat sangat keren saat perlahan-lahan tubuhnya mulai kembali terlihat.

Sam Riley digilas di Free Fire

best-scene-2017-free-fire
Adu tembak gila di Free Fire dipicu oleh dua orang bodoh yang menyebalkan: Stevo (Sam Riley) dan Harry (Jack Reynor). Kalau saja mereka tidak ribut dan punya masalah duluan, transaksi senjata antara kelompok Chris (Cillian Murphy) dan Vernon (Sharlto Copley) yang dihubungkan oleh Justine (Brie Larson) ini mungkin tak akan jadi kacau. Di tengah chaos, Harry berhasil mendapatkan koper berisi uang yang diperebutkan dan mencoba melarikan diri dengan mobil van. Stevo yang menembak dan mencoba menghalanginya langsung ditabrak dan kepalanya tergilas ban depan van. Harry-pun ternyata tertembak. Brutal! Adegan ini semakin mengesankan kalau kita tahu bahwa stunt tersebut benar-benar dilakukan Riley yang dilindas van asli, hanya saja ban depannya diubah jadi semacam balon dan ia harus memalingkan kepala di saat yang tepat… ajaib!

Upacara kepergian Yondu di Guardians of the Galaxy Vol. 2

best-scene-2017-gotg-vol2
Yondu (Michael Rooker) benar-benar mencuri perhatian di Guardians of the Galaxy Vol. 2 arahan James Gunn. Selain ceritanya dengan Peter Quill alias Star-Lord yang sangat kental daddy issues-nya, ia juga mendapat one liner terbaik di seluruh seri GotG: “I’m Mary Poppins, y’all!” Tidak heran kalau pengorbanan jiwanya untuk menyelamatkan Peter milik Chris Pratt kemudian menjadi salah satu adegan kematian paling emosional yang ada di layar tahun ini. Pidato Peter tentang Yondu juga menyentuh, sebelum ia akhirnya melepaskan jasad Yondu ke ruang angkasa yang luas, diikuti dengan pesta kembang api meriah. Para Ravagers lain, termasuk yang diperankan oleh Sly Stallone dan Michelle Yeoh, juga datang untuk memberi penghormatan – ini kepergian yang sangat heboh, tapi juga luar biasa mengharukan.

Mija mengejar Okja di Okja

best-scene-2017-okja
Ikatan kuat Mija milik Ahn Seo-hyun dan hewan hasil rekayasa DNA yang dirawatnya, Okja, sangat terasa dalam film arahan Bong Joon-ho ini, terutama saat ia berlari habis-habisan di tengah kepadatan Seoul untuk mengejar truk yang membawa Okja. Dimulai dari keberhasilan Mija menembus pintu kaca, lalu berlanjut dengan berlari melewati tanjakan dan turunan jalanan Seoul, bergelantungan di truk, hingga berlari di dalam mall yang sangat padat… sequence panjang ini sungguh memukau. Dieksekusi dengan sinematografi memikat, ini adalah salah satu adegan kejar-kejaran favorit kami tahun ini. Seru dan mendebarkan, tapi juga terasa quirky berkat iringan musik dan bumbu humornya yang agak aneh.

Peter Parker mengonfrontasi Aaron Davis di Spider-Man: Homecoming

best-scene-2017-spider-man-homecoming1
Agak sulit menjelaskan mengapa adegan ketika Peter Parker milik Tom Holland mengonfrontasi Aaron Davis milik Donald Glover di Spider-Man: Homecoming adalah adegan yang tak terlupakan. Tapi kami akan coba. Pertama, di sini Peter menunjukkan kecanggungannya sebagai superhero muda yang belum banyak pengalaman. Di hadapan ekspresi wajah datar Aaron, nyalinya seperti ciut. Lebih parah lagi, ia memakai modifikasi suaranya agar terdengar lebih dewasa… tapi kami seperti merasa sutradara Jon Watts (dan Marvel) sedang mengolok-olok superhero lain yang suaranya berat. Ketika akhirnya Peter mendapatkan informasi yang ia mau dari Aaron, ia pergi. Tapi Aaron masih tertempel di bagasi mobilnya karena jaring laba-laba Spidey yang lengket. Ia berteriak, “Aku lagi bawa es krim!” Semua ini seperti komedi a la Saturday Night Live dan salah satu alasan kenapa Homecoming adalah film Spider-Man yang jauh lebih natural, lebih segar dan lebih seru dari sebelumnya.

Longsor salju hebat di akhir War For The Planet Of The Apes

best-scene-2017-war-for-pota
Perang antara manusia dan kera akhirnya tiba di momen penentuan: siapa yang menang? Awalnya, kita melihat Sang Kolonel milik Woody Harrelson memberikan perlawanan sengit terhadap bangsa kera sampai bisa membunuh istri Caesar (Andy Serkis) yang membuat sang raja kera kehilangan arah. Tapi setelah berbagai penderitaan dan kekejaman dari manusia terhadap kera, perang ini ditentukan oleh alam. Ketika pasukan Alpha-Omega milik Kolonel diserang pasukan manusia lain dan mereka hampir kalah, Caesar berhasil meledakkan tangki bahan bakar dan menyebabkan longsor salju. Longsor salju ini kemudian memusnahkan semua pasukan manusia yang ada, sementara Caesar dan para kera lainnya yang sudah kabur berhasil lolos dari seretan salju itu karena memanjat pohon. Adegan ini mengingatkan sekali lagi bahwa kekuatan alam akan selalu jadi penentu dalam konflik: mereka yang bisa bersahabat dengan alam akan jadi pemenang.

Pendaratan pilot milik Tom Hardy di Dunkirk

best-scene-2017-dunkirk
Dari semua adegan yang ada di film Christopher Nolan tentang evakuasi pantai Dunkirk ini, yang paling menakjubkan adalah pendaratan pilot Royal Air Force Spitfire, Farrier, yang diperankan oleh Tom Hardy. Sebelumnya, pilot Spitfire lain Collins (Jack Lowden) sudah jatuh pesawatnya tapi ia berhasil diselamatkan oleh kru kapal yang juga sedang berjuang untuk bertahan hidup di laut. Nasib Farrier lebih dramatis. Ia berhasil menyelamatkan tentara di darat dengan menembak pesawat musuh, tapi pesawatnya sendiri kehabisan bensin. Saat kita masih berdebar-debar menunggu apakah pesawatnya akan jatuh, ternyata ia berhasil mendarat dengan selamat… dan tak hanya tentara yang bersorak, penonton juga. Semakin bittersweet adalah ketika kita tahu ia mendarat di daerah musuh dan langsung ditangkap. Tatapan Hardy menyimpulkan perasaan kita semua akan kekejaman perang dan pengalaman sinematis menonontonnya di bawah arahan Nolan.

Menghafal dan mengirim kunci jawaban a la Bad Genius

best-scene-2017-bad-genius
Tak diduga sebelumnya, ternyata aksi sontek-menyontek di dalam kelas bisa menjadi cerita film yang mendebarkan. Buktinya, Bad Genius jadi salah satu thriller yang paling membuat jantung kami berdegup kencang pada tahun ini. Memanfaatkan perbedaan zona waktu untuk mengirim kunci jawaban ujian STIC di Sydney ke Bangkok, kami seperti ikut merasa berkeringat, gelisah dan tegang setengah mati saat Lynn (Chutimon Chuengcharoensukying) dan Bank (Chanon Santinatornkul) menghafal semua jawaban dalam kejaran waktu untuk mengirimnya ke Bangkok via ponsel yang mereka sembunyikan di toilet. Ini hanya soal ujian, tapi ketegangannya tak kalah dengan thriller yang paling penuh tembakan, ledakan dan darah sekalipun!

Korban pertama It di It

best-scene-2017-it
Georgie kecil (Jackson Robert Scott) berlari di tengah hujan mengikuti kapal kertasnya yang terbawa arus di jalanan. Sial, tak berapa lama kemudian kapal kertas itu masuk ke selokan dan suara mengerikan dari dalam selokan mengajak Georgie mengobrol: si badut setan alias It. Sambil gemas mengapa Georgie mau menjawab orang asing dari dalam selokan(!), apalagi ternyata bentuknya badut seram(!!), kita mulai tegang karena tahu ia pasti akan jadi korban. Tapi semua penonton pasti kaget saat Georgie menjulurkan tangannya ke dalam selokan untuk mengambil kapalnya dan si badut menggigit putus tangannya!!! MENGGIGIT. PUTUS. Adegan selanjutnya, sang bocah terkapar menjerit kesakitan di jalanan di tengah hujan, jas hujan kuningnya kontras dengan darah yang mengalir deras dari (sisa) tangannya. Dan ini baru adegan pembuka film.

Nyanyian terakhir Merlin di Kingsman: The Golden Circle

best-scene-2017-kingsman-the-golden-circle
Di bagian awal film, Merlin (Mark Strong) sempat menyebut bahwa ia menggemari lagu “Take Me Home, Country Roads” dari John Denver. Tapi siapa yang mengira lagu itu juga akan menjadi persembahan terakhirnya sebagai Kingsman? Setelah menemukan markas villain Poppy (Julianne Moore) di belantara Kamboja, Eggsy (Taron Egerton), Harry (Colin Firth) dan Merlin bergegas ke sana. Untuk pertama kalinya, Merlin ikut turun ke lapangan dan tidak hanya bekerja di balik peralatan canggihnya. Malang, Eggsy menginjak ranjau. Tapi Merlin dengan cepat menyelamatkannya dan kini ranjau tersebut ada di bawah kakinya. Untuk mengalihkan perhatian para pengawal Poppy sementara Eggsy dan Harry menyusup masuk, Merlin menyanyikan “Take Me Home, Country Roads” dengan lantang hingga para pengawal mendekatinya, dan BOOM! Ranjau meledak. Ia memang mendapat adegan terakhir yang heroik, tapi kita jadi berharap andai Merlin tetap di belakang layar saja…

Ian ternyata tak bisu di Pengabdi Setan

best-scene-2017-pengabdi-setan
Ian adalah si anak bungsu di Pengabdi Setan garapan Joko Anwar yang membuat kita sangat peduli dengan nasibnya. Dengan tingkahnya yang jenaka dan polos, sulit untuk tak menyukainya. Diincar sebuah sekte pengabdi setan sebagai tumbal dari perjanjian yang dibuat kedua orang tuanya, kita benar-benar berharap agar Ian bisa bebas. Tapi ternyata Ian tak sebaik itu. Ia bisu di sepanjang film, jadi saat tiba-tiba ia berbicara dengan bahasa aneh saat melihat keluar jendela di tengah malam dan kemudian menatap kakaknya, Bondi, dengan senyuman yang sangat creepy, itu adalah momen paling mengejutkan dan mengacak-acak emosi di salah satu film yang paling menakut-nakuti kami tahun ini.

Adegan seks replicant dan AI di Blade Runner 2049

best-scene-2017-blade-runner
K (Ryan Gosling) yang sebuah replicant dan Joi (Ana de Armas) yang hanya sebuah produk artificial intelligence saling jatuh cinta. Meski mereka bukan makhluk biologis, hal itu tak menghalangi hasrat seksual di antara mereka. Joi pun menyewa seorang pelacur, kemudian menyinkronkan tubuh hologramnya dengan tubuh sang pelacur agar K dapat merasakan pengalaman seksual yang lebih nyata dengan dirinya. Memang sedikit aneh, tapi juga sangat powerful dari sisi emosi. Ini adalah salah satu adegan yang semakin menegaskan bahwa Blade Runner 2049 berhasil melampaui pendahulunya, Blade Runner, yang sangat berpengaruh dan ikonis. Lewat adegan ini 2049 mampu menyentuh lebih dalam esensi dari kisahnya: apa artinya menjadi makhluk hidup dan apa yang menentukannya?

Para ninja kembali ke medan perang di Mumon: The Land of Stealth

best-scene-2017-mumon
Para ninja di daerah Iga adalah mercenary sejati! Saat daerahnya diinvasi, tak melihat adanya keuntungan secara materi dari peperangan untuk mempertahankan daerahnya, mereka justru berbondong-bondong pergi meninggalkan Iga. Namun saat akhirnya mereka berhasil diiming-imingi oleh Mumon (Satoshi Ohno) dengan upah materi, alias uang, mereka pun berlarian untuk kembali ke medan perang dengan penuh semangat dan wajah riang! Selanjutnya adalah salah satu adegan action paling menghibur kami tahun ini. Semua ciri khas ninja yang telah membuat banyak pria – anak-anak hingga dewasa – terobsesi ditampilkan dengan sangat stylish dan lebih jenaka, dari jurus meringankan tubuh, trik menukar tubuh dengan benda, trik kamuflase, hingga berbagai peralatan senjatanya yang ikonis. Semakin seru berkat musik fun bertempo cepat yang mengiringinya, serta para ninja yang terus menghitung jumlah hadiah yang mereka dapat, karena nilai setiap prajurit, komandan hingga panglima yang mereka bunuh berbeda-beda. Tanpa sadar, tangan kami turut membuat segel ninjutsu.

Kilas balik Valkyrie di Thor: Ragnarok

best-scene-2017-thor-ragnarok
Scrapper 142 (Tessa Thompson) yang menangkap Thor di Planet Sakaar ternyata seorang Valkyrie yang berasal dari tempat yang sama dengan Thor dan Loki, Asgard. Ia menyembunyikan identitas aslinya sebagai warrior woman Asgard karena telah mengalami masa lalu yang pahit. Masa lalu itu dihadirkan melalui sebuah adegan kilas balik yang dramatis sekaligus indah. Pasukan Valkyrie dengan kuda Pegasus dan senjata mereka menyerang Hela, namun sang Goddess of Death lebih superior, dan Valkyrie harus menyaksikan teman-temannya gugur. Ditampilkan layaknya lukisan era Renaissance, dengan slow motion dan pencahayaan istimewa, bagian ini memukau dan terasa dreamlike. Kehebatan Hela yang mengerikan, kejayaan para warrior women yang akhirnya runtuh, serta mengapa Valkyrie kemudian memilih pergi dari Asgard dan menyembunyikan identitasnya, semua tersampaikan dengan dramatis di sini.

Kamikaze Admiral Holdo di Star Wars: The Last Jedi

best-scene-2017-star-wars-the-last-jedi
Admiral Amilyn Holdo (Laura Dern) memang karakter baru yang pertama kali muncul di Star Wars: The Last Jedi. Kemunculannya juga tak terlalu banyak. Tapi dia sungguh meninggalkan kesan yang membekas! Dengan sukarela berkorban menjadi orang terakhir yang bertahan di pesawat cruiser Resistance saat seluruh penumpang lainnya melarikan diri ke Planet Crait menggunakan kapal-kapal kecil (setelah adegan perpisahan yang mengharukan dengan Leia), Holdo tak bisa tinggal diam saat rencana penyelamatan tersebut bocor dan kapal-kapal kecil itu mulai ditembaki First Order. Bukannya kabur, ia malah melompat ke kecepatan hyperspace dan menabrakkan kapalnya ke markas Snoke dkk, membelah dan menghancurkannya. Adegan ini berlangsung cepat, tanpa suara, sangat keren dan luar biasa mencengangkan… mengawali third act yang intens dan seru hingga akhir.

*

Silakan berkomentar di bawah jika kau memiliki adegan favorit lain yang belum tertera di sini. Lihat juga daftar adegan terbaik All Film dari tahun-tahun sebelumnya: 2016 | 2015 | 2014 | 2013

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on Pinterest